PURWAKARTA — Dalam rangka mendukung kelancaran sektor pertanian dan memastikan bantuan sarana pengairan dapat dimanfaatkan secara optimal, Babinsa Desa Cilandak Koramil 1904/Campaka Kodim 0619/Purwakarta, Serma M. Yunus, bersama Bp. Nadi dari Kelompok Tani (Poktan) Bongas Jaya melaksanakan pendataan jumlah bantuan sumur bor dan pompa air dari Dinas Pertanian.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu (16/8/2026), bertempat di lahan milik Bp. Tarman, Kp. Bongas RT 07 RW 03, Desa Cilandak, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta.
Pendataan dilakukan untuk memastikan keberadaan dan jumlah bantuan sarana pengairan yang diterima Poktan Bongas Jaya. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung kebutuhan pengairan lahan pertanian, khususnya dalam menghadapi kondisi cuaca yang dapat memengaruhi ketersediaan air bagi para petani.
Serma M. Yunus mengatakan, pendataan dilakukan secara bersama-sama agar bantuan yang diberikan pemerintah dapat terdata dengan baik dan dimanfaatkan sesuai peruntukannya.
“Kami bersama Poktan Bongas Jaya melaksanakan pendataan bantuan sumur bor dan pompa air dari Dinas Pertanian untuk memastikan jumlah dan keberadaannya. Harapannya, bantuan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menunjang kebutuhan pengairan lahan pertanian dan membantu meningkatkan produktivitas para petani, ” ujar Serma M. Yunus.
Danramil 1904/Campaka Kapten Arm Deni Kristiyan menegaskan bahwa pendampingan Babinsa di bidang pertanian merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan.
“Babinsa harus terus hadir di tengah-tengah masyarakat dan membantu memastikan berbagai program pemerintah, termasuk bantuan sarana pertanian, dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi para petani, ” ungkap Kapten Arm Deni Kristiyan.
Senada dengan hal tersebut, Dandim 0619/Purwakarta Letkol Arh Fredy Jaguar, S.Sos. menyampaikan bahwa sinergi antara Babinsa, kelompok tani, pemerintah daerah, dan instansi terkait sangat penting untuk mendukung keberhasilan sektor pertanian.
“Sinergi dan pendampingan di lapangan perlu terus ditingkatkan agar bantuan pemerintah benar-benar tepat guna dan mampu mendukung peningkatan produktivitas pertanian serta kesejahteraan masyarakat, ” kata Letkol Arh Fredy Jaguar, S.Sos.
Sementara itu, Danrem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap, SIP., MIP. menekankan pentingnya pengawasan dan pendataan terhadap bantuan pertanian agar dapat digunakan secara optimal.
“Pendataan dan pengawasan terhadap sarana pertanian merupakan langkah penting untuk memastikan bantuan dapat digunakan sesuai kebutuhan dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi para petani, ” jelas Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap, SIP., MIP.
Panglima Kodam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, SE., MM. juga menegaskan bahwa TNI akan terus mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
“TNI melalui jajaran kewilayahan akan terus mendukung program pemerintah di bidang pertanian dengan mendorong sinergi bersama petani dan seluruh pihak terkait, sehingga ketahanan pangan dapat semakin kuat, ” pungkas Mayor Jenderal TNI Kosasih, SE., MM.(PERS)

Machmud Yunus