PURWAKARTA, 12 Agustus 2026 — Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus membantu meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah binaan, Babinsa Desa Cikumpay Koramil 1904/Campaka, Sertu Basuki, melaksanakan kegiatan pendampingan Hanpangan bersama kelompok tani di Kampung Kiara Dua RT 02/RW 01, Desa Cikumpay, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Rabu (12/8/2026).
Kegiatan pendampingan dilaksanakan pada lahan pertanian milik Kelompok Tani (Poktan) Sari Mukti yang diketuai oleh Bapak H. Eman Sulaiman dengan jumlah anggota sebanyak 60 orang. Dalam kegiatan tersebut, Babinsa juga berkoordinasi dengan penyuluh pertanian, Ibu Rose.
Adapun luas lahan yang telah diolah mencapai sekitar 30 hektare, dengan komoditas utama yang ditanam berupa padi varietas Inpari 32.
Di lapangan, Sertu Basuki bersama para petani melaksanakan sejumlah kegiatan, antara lain pengairan lahan, ngrambet atau penyiangan gulma, penyemprotan tanaman, serta sosialisasi terkait pemeliharaan dan perawatan tanaman padi.
Selain mendampingi proses budidaya, Babinsa turut membantu mendorong penyerapan hasil pertanian. Sebagian gabah petani dijual kepada Bulog dengan harga Gabah Kering Panen (GKP) sebesar Rp6.500 per kilogram.
Kegiatan pendampingan Hanpangan tersebut merupakan bentuk kepedulian Babinsa terhadap para petani sekaligus upaya memperkuat sinergi antara TNI, penyuluh pertanian, kelompok tani, dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Purwakarta.
Danramil 1904/Campaka Kapten Arm Deni Kristiyan mengatakan, pendampingan Babinsa di sektor pertanian diharapkan dapat memberikan motivasi kepada para petani agar terus meningkatkan hasil produksi.
“Kami akan terus mendorong Babinsa untuk aktif mendampingi para petani, mulai dari pengolahan lahan, pemeliharaan tanaman hingga membantu menciptakan kondisi yang mendukung peningkatan hasil pertanian, ” ujar Kapten Arm Deni Kristiyan.
Dandim 0619/Purwakarta Letkol Arh Fredy Jaguar, S.Sos., menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa dalam pendampingan pertanian merupakan bagian dari upaya TNI AD untuk membantu masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan.
“Pendampingan Hanpangan merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat. Kami berharap sinergi dengan kelompok tani dan penyuluh pertanian terus terjalin sehingga produktivitas pertanian semakin meningkat, ” tutur Letkol Arh Fredy Jaguar, S.Sos.
Danrem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap, SIP., MIP., menyampaikan, sinergi seluruh pihak sangat diperlukan untuk menjaga keberlanjutan sektor pertanian.
“Ketahanan pangan membutuhkan kerja sama dan komitmen bersama. Kehadiran aparat kewilayahan di tengah para petani diharapkan mampu memberikan semangat serta membantu menyelesaikan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, ” ungkap Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap, SIP., MIP.
Sementara itu, Panglima Kodam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, SE., MM., menekankan pentingnya konsistensi dalam mendukung program ketahanan pangan di wilayah.
“Program ketahanan pangan harus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat. TNI melalui aparat kewilayahan akan terus memberikan pendampingan dan dukungan kepada para petani demi terwujudnya ketahanan pangan yang kuat, ” tegas Mayor Jenderal TNI Kosasih, SE., MM.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para petani Poktan Sari Mukti semakin termotivasi dalam mengelola lahan pertanian secara optimal, sehingga produksi padi dapat terus meningkat dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.(PERS)

Kirman Somantri