PURWAKARTA, Sabtu 12 September 2026 — Dalam rangka mendukung ketahanan pangan di wilayah binaan, Babinsa Desa Cipancur Koramil 1904/Campaka Kodim 0619/Purwakarta, Sertu Anjar Kismanto, melaksanakan kegiatan pendampingan Hanpangan kepada Kelompok Tani Sepi Pamrih.
Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Ketua Kelompok Tani Sepi Pamrih, Bapak Kasmedi, serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Bapak Sulaeman, bertempat di lahan pertanian Kp. Cipancur Blok Ciramasah RT 04 RW 02, Desa Cipancur, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta.
Kelompok tani tersebut mengelola lahan pertanian seluas kurang lebih 25 hektare dengan jenis tanaman padi Inpari 32.
Dalam kegiatan pendampingan di lapangan, Sertu Anjar Kismanto turut membantu proses penyemprotan tanaman padi, melakukan pengecekan kondisi pengairan sawah, serta memberikan sosialisasi kepada para petani terkait penjualan gabah melalui Bulog.
Pendampingan ini merupakan bentuk kepedulian Babinsa terhadap sektor pertanian sekaligus upaya membantu para petani agar kegiatan budidaya padi dapat berjalan dengan baik dan produktivitas pertanian terus meningkat.
Danramil 1904/Campaka Kapten Arm Deny Kristian mengatakan bahwa pendampingan Hanpangan merupakan salah satu bentuk nyata keterlibatan Babinsa dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah binaannya.
“Babinsa akan terus hadir mendampingi para petani mulai dari proses perawatan tanaman, pengecekan pengairan hingga memberikan informasi yang dibutuhkan petani. Kami berharap pendampingan ini dapat membantu meningkatkan hasil produksi pertanian dan kesejahteraan para petani, ” ujar Kapten Arm Deny Kristian.
Sementara itu, Dandim 0619/Purwakarta Letkol Arh Fredy Jaguar, S.Sos. menegaskan bahwa jajaran Kodim akan terus mendorong pendampingan terhadap kelompok tani sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di wilayah.
“Pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bentuk sinergi bersama petani dan penyuluh pertanian. Dengan adanya kerja sama yang baik, diharapkan produktivitas pertanian dapat terus ditingkatkan dan program ketahanan pangan dapat berjalan secara optimal, ” tutur Letkol Arh Fredy Jaguar, S.Sos.
Danrem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap, SIP., MIP. menyampaikan bahwa kehadiran aparat kewilayahan di tengah petani diharapkan mampu memberikan motivasi sekaligus membantu menyelesaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam kegiatan pertanian.
“Kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani diharapkan dapat memberikan motivasi dan pendampingan secara berkelanjutan. Sinergi antara TNI, petani dan penyuluh pertanian menjadi salah satu kekuatan dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan, ” ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, Panglima Kodam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, SE., MM. menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam mendukung program ketahanan pangan.
“Kami terus mendorong jajaran kewilayahan untuk membantu dan mendampingi para petani. Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama, sehingga diperlukan sinergi dan kerja sama yang baik agar sektor pertanian semakin maju serta memberikan manfaat bagi masyarakat, ” (PERS)

Machmud Yunus