Purwakarta, 28 Juli 2026 - Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Sertu Haerul Nurman, Babinsa Desa Cimahi Koramil 1904/Campaka Kodim 0619/Purwakarta, melaksanakan kegiatan pendampingan ketahanan pangan di Kampung Citenjo RT 003 RW 001, Desa Cimahi, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Selasa (28/7/2026).
Pada kegiatan tersebut, Babinsa bersama para petani melaksanakan pengusiran hama burung yang berpotensi mengganggu tanaman padi menjelang masa panen. Selain itu, Sertu Haerul Nurman juga memberikan sosialisasi kepada para petani mengenai pentingnya menjual gabah hasil panen kepada Bulog sebagai upaya menjaga stabilitas harga, memperkuat cadangan pangan pemerintah, serta meningkatkan kesejahteraan petani.
|
Baca juga:
Babinsa Desa Cisaat Dampingi Petani
|
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI AD melalui peran Babinsa dalam mendampingi petani agar hasil pertanian tetap optimal sekaligus mendukung keberhasilan program swasembada pangan nasional.
Danramil 1904/Campaka, Kapten Arm Deni Kristiyan:
"Babinsa akan terus hadir mendampingi para petani, mulai dari masa tanam hingga panen. Pendampingan ini merupakan wujud komitmen TNI AD dalam mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat."
Dandim 0619/Purwakarta, Letkol Arh Fredy Jaguar, S.Sos.:
"Sinergi Babinsa dengan para petani menjadi salah satu kunci keberhasilan program ketahanan pangan. Kami mendorong agar hasil panen dapat terserap dengan baik melalui Bulog demi menjaga stabilitas pangan nasional."
Danrem 063/Sunan Gunung Jati, Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P.:
"Pendampingan kepada petani harus dilakukan secara berkelanjutan. Kehadiran Babinsa di lapangan diharapkan mampu memberikan motivasi sekaligus solusi terhadap berbagai kendala yang dihadapi petani."
Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M.:
"Ketahanan pangan merupakan bagian dari ketahanan nasional. Oleh karena itu, seluruh jajaran Kodam III/Siliwangi akan terus mendukung program pemerintah melalui pendampingan intensif kepada para petani demi terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan."(PERS)

Anang Rosmana