Antisipasi Krisis Air Bersih, Babinsa Koramil 1904/Campaka Lakukan Pendataan Sumur Warga yang Mengering di Desa Ciparungsari

    Antisipasi Krisis Air Bersih, Babinsa Koramil 1904/Campaka Lakukan Pendataan Sumur Warga yang Mengering di Desa Ciparungsari
    Babinsa Desa Ciparungsari Serka Muhtar berkoordinasi dan memverifikasi data bersama perangkat desa terkait sumur warga yang mengering guna pengajuan bantuan penanganan kekeringan dari pemerintah di Kantor Desa Ciparungsari, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta, Rabu (16/09/2026).

    PURWAKARTA - Guna memastikan penanganan krisis air bersih berjalan optimal dan tepat sasaran, jajaran aparat komando kewilayahan Koramil 1904/Campaka Kodim 0619/Purwakarta secara proaktif melakukan pembaruan data teritorial di tingkat desa. Langkah nyata tersebut diwujudkan oleh Babinsa Desa Ciparungsari, Serka Muhtar, yang terjun langsung berkoordinasi dengan jajaran aparatur pemerintah desa guna mendata warga yang mengalami kekeringan sumur.

    Kegiatan Pengumpulan Data Teritorial (Puldatater) tersebut diselenggarakan di Kantor Desa Ciparungsari, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta, pada Rabu (16/09/2026) sekitar pukul 09.32 WIB.

    Pendataan terpadu ini menyasar sumur-sumur permukiman milik masyarakat yang debit airnya telah menyusut drastis bahkan sudah mengering total akibat kemarau berkepanjangan. Kondisi tersebut menyebabkan sumur milik sebagian warga tidak lagi dapat difungsikan untuk menunjang kebutuhan primer harian, seperti memasak, minum, maupun sanitasi keluarga.

    Proses sinkronisasi data ini dilakukan secara teliti di ruang pelayanan desa. Babinsa Serka Muhtar bersama staf operator desa mencocokkan laporan berbasis nama warga dan alamat (by name by address) yang dihimpun dari para ketua rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW). Data valid ini nantinya dipersiapkan sebagai landasan pengajuan dukungan serta alokasi bantuan langsung dari pemerintah, baik berupa penyaluran tangki air bersih darurat, pengadaan tandon air komunal, maupun langkah penanganan berkelanjutan lainnya.

    Di sela-sela kegiatannya mencocokkan data di meja pelayanan desa, Serka Muhtar menegaskan bahwa akurasi data lapangan adalah kunci utama dalam keberhasilan penanggulangan dampak bencana kemarau.

    “Dampak kekeringan sumur warga ini harus segera diatasi dengan data riil dari lapangan. Kami bersama pihak pemerintah desa bergerak cepat menyisir dan memvalidasi langsung warga mana saja yang sumurnya sudah benar-benar mati dan tidak keluar air. Hal ini krusial agar alokasi bantuan air dari pemerintah pusat maupun daerah nantinya tidak salah sasaran dan dapat menjangkau keluarga yang paling membutuhkan secara adil, ” tegas Serka Muhtar.

    Pihak aparatur Pemerintah Desa Ciparungsari menyampaikan terima kasih atas pendampingan konsisten yang diberikan Babinsa Koramil 1904/Campaka. Kehadiran aparat teritorial dinilai sangat membantu mempercepat proses rekapitulasi data demi kepentingan warga masyarakat luas. Seluruh rangkaian kegiatan pendataan Puldatater berjalan dengan tertib, lancar, serta dalam situasi yang aman dan kondusif.

    kodim 0619 purwakarta koramil 1904 campaka babinsa puldatater pendataan sumur kering bantuan pemerintah krisis air bersih bencana kekeringan desa ciparungsari cibatu purwakarta tni ad
    Muhtar

    Muhtar

    Artikel Sebelumnya

    Babinsa Wanawali Bersama Warga Gotong Royong...

    Artikel Berikutnya

    Babinsa Cirende Bantu Warga Bersihkan Pinggiran...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Tingkatkan Kedisiplinan dan Keterampilan Pengamanan, Babinsa Koramil 1904/Campaka Latih PBB dan Senam Tongkat Satpam PT APP Puri Nusa Eka Persada
    Babinsa Desa Cimahi Bersama Warga Buat Selokan untuk Cegah Banjir
    Babinsa Cipinang Laksanakan Pendataan Perubahan Jumlah Penduduk Desa
    Babinsa Cirende Bersama Staf Desa Bahas Perubahan Data Deo Demo Konsos
    Semarak HUT ke-81 TNI, Babinsa Campaka Dampingi Warga Ikuti Sunatan Massal Gratis

    Ikuti Kami